Warga Dusun Selabi, Seberang Kapuas Geger, Penemuan Mayat Di Mungguk Botong, Ini Penjelasan Polisi

Editor: Admin





Terasbelian.Com (SEKADAU) Polda Kalbar - Tim Inafis Satreskrim Polres Sekadau bersama personel Polsek Sekadau Hilir melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan mayat seorang pria di Jalan Botong, Dusun Selabi, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (16/6/2026).


Korban diketahui bernama Abang To (64), warga Desa Seberang Kapuas. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.


Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim IPTU Zainal Abidin menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari warga melalui Bhabinkamtibmas Desa Seberang Kapuas terkait penemuan mayat di Dusun Selabi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Inafis Satreskrim Polres Sekadau bersama personel Polsek Sekadau Hilir segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.


"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal yang dilakukan, petugas tidak menemukan tanda - tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban," ujar IPTU Zainal.


Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat menuju pondok miliknya di wilayah Mungguk Botong pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pondok tersebut biasa digunakan korban untuk beristirahat maupun bermalam saat berada di kebun.


Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Dusun Selabi, Yohanes, korban sempat terlihat berjalan turun dari arah Mungguk Botong menuju Dusun Selabi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu kondisi korban tampak kelelahan.


Beberapa jam kemudian, warga menemukan mayat korban di Jalan Botong dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.


Dalam pemeriksaan di lokasi, Tim Inafis Satreskrim Polres Sekadau menemukan luka lecet pada bagian kaki dan tangan kanan korban yang diduga akibat gesekan dengan ilalang di sekitar lokasi. Petugas juga mendapati semut api mengerumuni tubuh korban.


"Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda kekerasan. Luka yang ditemukan diduga dipengaruhi kondisi lingkungan di sekitar lokasi," jelas IPTU Zainal.


Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Seberang Kapuas.


IPTU Zainal menambahkan, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permintaan pemeriksaan lanjutan.


"Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP yang dilakukan, tidak ditemukan indikasi tindak pidana terkait peristiwa tersebut," pungkasnya.(Bbg) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com