Terasbelian.Com Embaloh Hilir, Kapuas Hulu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Perbatasan Ke-129 TA. 2026 Kodim 1206/Putussibau terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Setelah pengerjaan sasaran fisik lainnya berjalan, kini personel Satgas TMMD mulai menggenjot pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran ke-II milik Ibu Yustina Dayang yang berada di Dusun Belatung, Desa Belatung, Kecamatan Embaloh Hilir, Rabu (22/07/2026).
Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD memulai berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan material, pemasangan struktur bangunan hingga pengerjaan bagian atap rumah. Semangat kebersamaan tampak jelas dalam setiap proses pekerjaan yang dilakukan.
Komandan Satgas TMMD Reguler Perbatasan Ke-129 Kodim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem, M.I.P., M.Han menyampaikan bahwa pembangunan RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
“Pembangunan RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami akan terus mengoptimalkan tenaga dan waktu agar proses pengerjaan dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan,” tegasnya.
Ibu Yustina Dayang mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan melalui Program TMMD. Menurutnya, impian untuk memiliki rumah yang lebih layak kini mulai terwujud berkat kepedulian TNI bersama pemerintah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI khususnya Kodim 1206/Putussibau dan semua pihak yang telah membantu membangun rumah kami. Semoga semua pekerjaan berjalan lancar dan menjadi berkah bagi kita semua,” ungkapnya.
Melalui Program TMMD Reguler Perbatasan Ke-129, Kodim 1206/Putussibau terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Pendim1206/Psb)
(Spg/Bbg)
