Terasbelian. Com
Sekadau — Festival Budaya Melayu Kabupaten Sekadau ke 4 Tahun 2026 dengan Tema"Menjunjung tuah, menjaga marwah." Resmi ditutup dalam suasana meriah.
Meskipun di guyur hujan. Acara Penutupan festival yang berlangsung di kawasan Rumah Adat melayu, Senin malam (3/1),
Tetap meriah dengan penampilan Artis penomenal kalimantan Barat Ali Akbar dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba oleh Wakil Bupati sekadau , Subandrio, SH,.MH.Di Dampingi Ny Wiwin Atriana Subandrio
Festival ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam melestarikan budaya Melayu sebagai pilar utama identitas daerah.
Ketua Majelis Adat Budaya Melayu(MABM) Kabupaten Sekadau Drs, H. Safi, i Yanto Dalam Sambutannya mengucapkan terimakasih kepala Pemda dan Semua pihak yang telah mensuport kegiatan kebudayaan Melayu, "terimaksih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung baik moril maupun materil , Para Donatur, serta Panitia yang telah mempersiapkan acara ini sehingga bisa terlaksana sampai pada puncaknya malam ini, " Ujarnya
Dia menjelaskan festival kali ini ada beberapa perlombaan yang di peragakan para peserta diantarnya Jepen kreasi(eksebisi) pantun bersambut, Bertutur,Busana anak putra, Busana anak Putri, Bersyair,Dendang Melayu putra, dan Dendang Melayu Putri,
Sementara Wabup Subandrio mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat budaya Melayu agar tetap lestari hingga generasi mendatang.
“Mari kita jaga negeri ini bersama-sama agar seni dan budaya Melayu tetap teguh hingga ke anak cucu. Jangan biarkan warisan ini hilang begitu saja oleh arus zaman,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pelestarian seni, budaya, dan adat istiadat Melayu perlu terus diperkuat. Menurutnya, generasi muda kini kerap lebih tertarik pada budaya modern, sehingga melupakan bahkan meninggalkan warisan leluhur mereka sendiri. “Seni dan budaya Melayu bukan sekadar hiburan, melainkan warisan bernilai tinggi yang mengandung banyak makna untuk kehidupan sosial kita,” ujar Wabup
Ia juga menjelaskan bahwa dalam budaya Melayu terkandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman dalam kepemimpinan, etika, perilaku, serta kearifan lokal yang diwariskan para leluhur. “Di dalamnya ada sejuta makna dan pesan kehidupan. Banyak petuah dan nilai moral yang masih sangat relevan hingga hari ini,” tambahnya.
Wabup pun mengapresiasi seluruh peserta lomba, seniman, dan budayawan yang telah aktif meramaikan festival. “Kepada seluruh peserta lomba, pelaku seni, dan budayawan Melayu, saya harap teruslah berkreasi, berekspresi, dan berinovasi dalam mengembangkan serta memasyarakatkan seni dan budaya Melayu,” tutupnya. Turut hadir, wakapolres sekadau Kompol Samsul Bahri,Kejari Sekadau Dandim 1204 sgu-skd, Raja Sekadau Pangeran muhamad Gusti Efendi,Ketua MABM, ketua DAD kabupaten Sekadau, ketua MABT kabupaten Sekadau, camat Sekadau Hilir, para OPD, serta tamu undangan lainya, (BBG)

