Terasbelian. Com. Sekadau
Bupati Sekadau Aron, SH. didampingi Bunda Literasi kabupaten Sekadau Ny Magdalena Susilawati Aron meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Umum kabupaten Sekadau pada Selasa 10/2/2026
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Aron , yang diawali dengan tarian sambutan serta Penampilan sang juara satu Bercerita atau Bertutur tingkat SD sekabupaten Sekadau sebagai bentuk penghormatan terhadap kepala daerah.serta tamu Undangan yang menghadiri
Turut hadir dalam acara tersebut kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kalimatan Barat,Fran Zeno, wakil ketua DPRD Sekadau Handi,SE,Sekretaris Daerah Sekadau Muhammad Isa ,plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ahmad Urabi , Waka polres Sekadau Kompol Samsul Bahri , Kasi intel Kajari, Danramil kapten Arm, Syarif Mahendra, Sekadau Hilir, Camat Sekadau Hilir Gustar Indarto, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sekadau , para staf ahli Bupati Dan asisten Bupati
Dalam sambutannya, Bupati Aron menyampaikan apresiasi tinggi atas berdirinya gedung layanan perpustakaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.
“Gedung perpustakaan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi simbol komitmen kita untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan. Perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, wahana belajar, dan pengembangan diri,” ujar Bupati Aron .
Ia menyebutkan, pembangunan gedung perpustakaan tersebut bersumber dari dana pendidikan dan perpustakaan pada tahun anggaran 2024.
“Harapan kami, perpustakaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
"Jadikan tempat ini sebagai ruang untuk memperluas wawasan, menggali ilmu, dan meningkatkan kualitas diri,” tambahnya.
Sementara itu, plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ahmad Urabi , mengatakan bahwa peresmian ini merupakan momentum penting dalam peningkatan minat baca masyarakat di Kabupaten Sekadau.
“Gedung ini bukan hanya fasilitas, tapi pusat pengetahuan dan pengembangan diri. Ini adalah ruang inklusif bagi semua kalangan,” ujar Urabi .
Ia menjelaskan, gedung layanan ini terdiri dari tiga lantai.
Lantai pertama diperuntukkan bagi pelayanan anak dan penyandang disabilitas, lantai kedua untuk ruang baca remaja dan dewasa, serta lantai ketiga digunakan sebagai ruang rapat dan pertemuan.
Ia berharap, hadirnya gedung ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi dan budaya membaca di tengah masyarakat,(BBG)
